Bayar Uang Damai, 5 Pengeroyok Pimpinan Kongres BEM Dibebaskan

MEULABOH, KOMPAS.com – Lima mahasiswa yang ditahan di Mapolres Aceh Barat sejak Minggu (22/03/2015) lalu karena dilaporkan mengeroyok Heri Afriansyah (22), pimpinan sidang Kongres BEM se-Aceh, Kamis (26/3/2015) malam ini dibebaskan.


“Mereka dibebaskan setelah korban mencabut laporan dari pohak kepolisian dan melakukan damai secara kekeluargaan,” kata Herman SH, staf LBH Banda Aceh Pos Meulaboh kepada Kompas.com, Kamis.


Menurut Herman, upaya damai itu dilakukan setelah LBH Banda Aceh Pos Meulaboh dan pihak rektorat kampus Universitas Teuku Umar Negeri Meulaboh turun tangan.


“Perdamaian dilakukan secara kekeluargaan. Pihak rektorat kampus UTU dan STAIN Meulaboh serta orangtua lima mahasiswa tersangka pengeroyokan menanggung semua biaya pengobatan korban hingga puluih dan membayar uang perdamain Rp 30 juta,” katanya.

Lima mahasiswa yang ditangkap dan ditahan di ruang tahanan Mapolres Aceh Barat, di antaranya TW, WRA, RH, AS, dan Z. Saat dibebaskan, kelimanya disambut haru keluarga dan puluhan mahasiswa Universitas Teuku Umar Negeri Meulaboh.


Copryright by : http://regional.kompas.com/


If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*