Kekerasan Terhadap Perempuan di Negeri Syariat, Diskusi Daring LBH Banda Aceh

0
52

Rabu, 17 Juni 2020, seorang perempuan berinisial JL menjadi korban persekusi massa yang di dominasi oleh laki-laki, usai mencopet bersama dua orang lainnya di Pasar Ulee Gle, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Peristiwa tersebut menjadi viral setelah videonya disebarluaskan oleh salah seorang yang berada di lokasi saat itu.

Sebelumnya, juga pernah viral sebuah video yang merekam peristiwa di Gampong Pie, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, seorang perempuan menyeret anak kandungnya. Sang ibu dihukum dengan delik penganiayaan anak yang diatur dalam UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, yakni percobaan kurungan satu bulan.

Disamping dua kasus tersebut, sepanjang 2019 hingga Juni 2020 Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh telah menerima sepuluh pengaduan terkait kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di Provinsi Aceh.

Dengan menggarisbawahi bahwa perempuan adalah makhluk mulia dan bermartabat yang berhak mendapat perlindungan sesuai dengan syariat Islam, dan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Aceh merupakan perbuatan yang merendahkan harkat dan martabat kemanusiaan. Aceh sebagai Provinsi yang diberi kewenangan khusus untuk mengatur sendiri urusan pemerintahan demi kepentingan masyarakat luas telah menyusun Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2009 tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan; dan Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Penanganan Kekerasaan Terhadap Perempuan dan Anak; Lahir pertanyaan: Mengapa angka kekerasan terhadap perempuan masih di Provinsi Aceh masih tinggi dan semakin meningkat? Bagaimana penanganankasus kekerasan terhadap perempuan di lapangan?

Diskusi ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan angka kekerasaan terhadap perempuan di Aceh semakin meningkat, mengetahui sejauh mana peran Aparat Penegak Hukum dalam menangani korban kekerasan? Dan, mengetahui kaitan otonomi khusus pemberlakuan syariat islam terhadap perlindungan perempuan.

Diskusi dilaksanakan pada hari Kamis, 25 Juni 2020 secara online dengan melakukan registasi zoom webinar: http://lbhbandaaceh.org/ktp dan/atau Facebook live streaming di halaman LBH BANDA ACEH, atawa boleh pula memantau di laman Youtube, pukul 16.00-18.00 WIB.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here