Sidang Abu Sumatera, Tiga Saksi Diperiksa

LHOKSEUMAWE – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe, Senin (8/12) kembali menggelar sidang Rasyidin (35) alias Cutdin alias Abu Sumatera dengan agenda pemeriksaan saksi korban. Ketiga saksi yang merupakan warga Desa Tumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe itu adalah Faisal Rasyidis (43), Aneka Putri (38), dan Abdullah (70). Sidang yang dipimpin Zulkifli MH didampingi dua hakim anggota Zulfikar SH dan ...

Read More »

Di Pengadilan Anggota DPRK Lhokseumawe Akui Pernah Diancam Abu Sumatera

PENGADILAN Negeri Lhokseumawe menggelar sidang lanjutan terhadap Rasyidin alias Cut Din alias Abu Sumatera dengan agenda sidang pemeriksaan saksi, Senin, 8 Desember 2014 sekitar pukul 12.48 WIB. Diantara saksi yang diperiksa adalah Faisal Rasyidis yang juga anggota DPRK Lhokseumawe, Aneka Putri dan Abdullah. Sidang tersebut dipimpin Hakim Ketua H. Zulkifli, SH,. MH didampingi dua hakim anggota Zulfikar, SH dan M. ...

Read More »

Gubernur jangan Asal Setujui

LEMBAGA Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh Pos Meulaboh, mengkritik dan meminta Gubernur Aceh tidak asal menyetujui dan menerima apa yang sudah disahkan oleh masing-masing DPRK dan Pemkab terhadap alokasi tunjangan rumah anggota DPRK yang besarannya dinilai gila-gilaan. Koordinator LBH Banda Aceh Pos Meulaboh, Wahyu Pratama kepada Serambi, Minggu (30/11) mengatakan, khusus APBK 2015 Aceh Barat sudah diteruskan ke Gubernur Aceh ...

Read More »

Tidak Tuntas di Kabupaten, Kasus PT Rapala Dilaporkan ke Gubernur

Banda Aceh – Warga Kecamatan Bendahara dan Banda Mulia, Aceh Tamiang, yang selama ini berkonflik dengan perusahaan perkebunan PT Rapala menyatakan kecewa dengan kinerja Tim Penyelesaian Investigasi dan Penyelesaian Sengketa Lahan Aceh Tamiang yang menangani kasus mereka. Ketua Aliansi Gerakan Rakyat Tertindas (GRANAT) OK Sanusi mengatakan, sejak dibentuk pada Mei 2014, hingga saat ini tim belum pernah turun ke lokasi tanah ...

Read More »

Konflik Lahan, Warga Tamiang Tolak Usulan PT Rapala dan Pemkab

Aceh Tamiang – Warga dari Kecamatan Bendahara dan Banda Mulia Kabupaten Aceh Tamiang, yang selama ini berkonflik dengan perusahaan perkebunan PT Rapala, menolak usulan perusahaan tersebut yang ingin memberikan bantuan tali asih sebesar Rp 350 juta. Penolakan tersebut dilakukan dalam rapat mediasi yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang di ruang rapat Bupati Aceh Tamiang, Senin (10/11/2014). Pertemuan itu dihadiri oleh ...

Read More »